EKONOMI

Bencana Sumatra: AHY Tinjau dan Percepat Perbaikan Jaringan Komunikasi

Foto REDAKSI Pewarta | REDAKSI • 10 December 2025
Bencana Sumatra: AHY Tinjau dan Percepat Perbaikan Jaringan Komunikasi

Sumatra, (NN).- Dalam sepuluh hari terakhir, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau Posko Siaga Pemulihan Layanan Telekomunikasi Telkomsel untuk wilayah Sumatra, khususnya Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan langkah tanggap darurat serta pemulihan layanan komunikasi pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah.

AHY menekankan pentingnya pemulihan jaringan komunikasi sebagai penopang utama proses evakuasi, distribusi logistik, dan penyaluran bantuan ke daerah-daerah yang masih sulit dijangkau.

“Hari ini (10/12) saya kembali ke Sumatra Utara untuk memastikan penanganan darurat berjalan baik, terutama terkait perbaikan infrastruktur dan pemulihan akses transportasi yang sangat krusial bagi evakuasi dan bantuan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa selain infrastruktur fisik, ketersediaan jalur komunikasi yang pulih dan menjangkau seluruh wilayah terdampak juga sangat penting.

Dalam paparannya kepada Menko AHY, VP Area Networks Telkomsel, Nugroho, menjelaskan perkembangan terakhir pemulihan jaringan di tiga provinsi terdampak. Pemulihan di Sumatra Utara telah mencapai 97 persen, Sumatra Barat 98 persen, sementara Aceh baru mencapai 54 persen.

“Artinya, setengah wilayah Aceh masih berada dalam kondisi merah,” jelasnya.

Ia menyoroti perlunya percepatan perbaikan yang berjalan paralel antara pemulihan jaringan telekomunikasi, perbaikan akses transportasi, dan ketersediaan pasokan listrik.

Menurutnya, kerusakan utama terjadi pada jaringan fiber optik akibat terputusnya jalan dan jembatan oleh longsor.

AHY pun mendorong tim Kementerian PUPR dan balai-balai pekerjaan umum untuk mempercepat perbaikan infrastruktur sehingga pemulihan jaringan dapat dilakukan lebih cepat. Hal serupa juga disampaikan terkait penyediaan listrik yang menjadi syarat utama berfungsinya layanan komunikasi.

Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor terus diperkuat, termasuk dengan Kementerian PUPR dan PLN, guna mempercepat pemulihan layanan vital.

“Semua pihak harus responsif dan progresif. Meski membutuhkan proses dan waktu, kita terus menambah alat berat, dukungan peralatan, serta percepatan logistik,” tegasnya.

AHY menyebut Aceh Tamiang sebagai wilayah yang terdampak paling parah dan membutuhkan percepatan pemulihan akses transportasi serta jaringan telekomunikasi.

“Akses informasi hanya bisa berjalan jika komunikasi pulih. Karena itu, percepatan bukan pilihan, melainkan keharusan,” ujarnya.

Menutup peninjauan, AHY menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang bekerja tanpa henti. “Terima kasih kepada semua tim yang bekerja siang dan malam. Semoga upaya ini mempercepat pemulihan dan membantu masyarakat bangkit kembali,” pungkasnya. ***

Bagikan Berita Ini: